Iklan

 


 




Dilema Guru PPPK Selayar: Antara Pengabdian dan Kebutuhan Hidup

Pewarta
Selasa, 24 Maret 2026
Last Updated 2026-03-24T01:35:39Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini
Gambar ilustrasi oleh Ai 

DINAMIS NEWS – Sejumlah guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di wilayah Kepulauan Selayar menghadapi dilema serius antara mempertahankan profesi sebagai pendidik atau memilih mundur akibat persoalan kesejahteraan.


Kondisi tersebut dialami oleh guru PPPK Penempatan Wilayah (PW) yang mengaku mengalami tekanan ekonomi, meskipun telah berstatus sebagai aparatur pemerintah. Harapan awal untuk mendapatkan penghasilan yang lebih layak setelah diangkat menjadi PPPK, justru tidak sepenuhnya sesuai kenyataan di lapangan.


Sebagian guru mengungkapkan bahwa besaran gaji yang diterima dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan hidup, terutama bagi mereka yang harus bertugas jauh dari tempat tinggal asal. Biaya hidup, transportasi, hingga kebutuhan keluarga menjadi beban yang cukup berat.


Di sisi lain, para guru juga dihadapkan pada tanggung jawab moral untuk tetap mengabdi di dunia pendidikan. Mereka menyadari bahwa keberadaan guru sangat dibutuhkan, khususnya di daerah yang masih kekurangan tenaga pengajar.


Situasi ini membuat banyak guru berada di persimpangan keputusan. Bertahan berarti tetap menjalankan pengabdian dengan segala keterbatasan, sementara mundur menjadi pilihan sulit karena harus meninggalkan profesi yang telah lama digeluti.


Fenomena ini turut mencerminkan persoalan yang lebih luas terkait kebijakan pengangkatan PPPK, khususnya dalam hal penempatan dan kesejahteraan. Sebelumnya, kegelisahan serupa juga dirasakan tenaga honorer di Selayar yang menghadapi ketidakpastian formasi dan masa depan karier. 


Para guru berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk mengevaluasi sistem penempatan serta memastikan kesejahteraan tenaga pendidik tetap terjamin. Dengan demikian, mereka dapat menjalankan tugas secara optimal tanpa dibayangi persoalan ekonomi.


Jika tidak segera ditangani, kondisi ini dikhawatirkan dapat berdampak pada kualitas pendidikan, terutama di daerah kepulauan yang sangat bergantung pada keberadaan guru. 

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl