Iklan

 


 




Berawal dari Laporan Istri, Polisi Datangi Pria Diduga Mabuk yang Kemudian Melawan Saat Diamankan

Syam
Senin, 01 Juni 2026
Last Updated 2026-05-31T16:58:06Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates
masukkan script iklan disini
Ilustrasi pengamanan warga oleh petugas kepolisian setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan gangguan ketertiban umum. Foto ilustrasi, bukan lokasi atau pihak yang sebenarnya.

SELAYAR | DINAMISNEWS – Pemeriksaan terhadap empat anggota Polres Kepulauan Selayar oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) masih berlangsung terkait insiden saat pengamanan seorang warga berinisial ZI. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tindakan kepolisian tersebut bermula dari laporan yang disampaikan pihak keluarga karena yang bersangkutan diduga berada dalam pengaruh minuman keras dan mengganggu ketertiban.


Informasi yang dihimpun menyebutkan, petugas menerima laporan dari istri ZI yang mengaku khawatir terhadap perilaku suaminya yang diduga mabuk dan mengamuk di sekitar lingkungan tempat tinggal warga di belakang Kantor PLN Kepulauan Selayar.


Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Saat ditemukan, ZI diminta mengikuti petugas ke kantor polisi guna menjaga situasi tetap kondusif.


Namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, ZI diduga menolak dan melakukan perlawanan terhadap petugas. Dalam proses pengamanan itu, yang bersangkutan disebut memukul seorang anggota polisi berinisial MGR pada bagian dada serta menendang anggota lainnya berinisial M pada bagian paha.


Petugas kemudian memborgol ZI dan membawanya ke Mapolres Kepulauan Selayar. Meski demikian, perlawanan disebut masih berlanjut selama perjalanan menuju kantor polisi.


Setibanya di Mapolres, ZI diduga masih mengamuk, mengeluarkan kata-kata kasar, dan menantang petugas yang sedang melaksanakan tugas. Dalam situasi tersebut kemudian terjadi kontak fisik yang kini menjadi objek pemeriksaan Propam Polres Kepulauan Selayar.


Kasi Propam Polres Kepulauan Selayar, Iptu La Ode Muh Asman, mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh rangkaian peristiwa, termasuk alasan awal petugas turun ke lokasi setelah menerima laporan dari pihak keluarga.


“Pemeriksaan dilakukan secara objektif untuk mengetahui secara utuh kronologi kejadian, mulai dari laporan yang diterima, proses pengamanan di lapangan, dugaan perlawanan terhadap petugas, hingga terjadinya kontak fisik yang saat ini sedang kami dalami,” ujarnya.


Sementara itu, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr. Mil., menegaskan bahwa seluruh proses akan ditangani secara transparan dan profesional sesuai aturan yang berlaku.


Kapolres juga mengingatkan bahwa konsumsi minuman keras kerap menjadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, bahkan dapat berujung pada tindakan yang membahayakan diri sendiri, keluarga, maupun orang lain.


Pemeriksaan terhadap personel yang terlibat masih berlangsung dan hasilnya akan menjadi dasar penentuan langkah lebih lanjut sesuai ketentuan disiplin maupun kode etik profesi Polri.


Di tengah bergulirnya pemeriksaan Propam, anggota DPRD Kepulauan Selayar dari Fraksi PDI Perjuangan, Anas Ali, turun langsung memberikan pendampingan kepada ZI yang merupakan konstituennya. Kehadiran legislator tersebut menandai munculnya perbedaan pandangan terhadap kronologi yang berkembang pasca-insiden pengamanan tersebut.


Anas Ali bahkan menginisiasi bantuan hukum bagi ZI dan mendorong agar seluruh proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka serta tidak hanya bertumpu pada keterangan internal kepolisian. Menurut pihak pendamping, terdapat sejumlah fakta yang dinilai belum terungkap secara utuh dan perlu diuji melalui mekanisme hukum yang berlaku.


Langkah Anas Ali mendampingi konstituennya dilakukan setelah muncul dugaan bahwa ZI mengalami tindakan kekerasan saat berada dalam penguasaan aparat. Karena itu, tim hukum yang ditunjuk telah melaporkan kasus tersebut untuk diproses lebih lanjut dan meminta seluruh pihak yang terlibat diperiksa secara objektif.


Sikap legislator PDI Perjuangan tersebut sekaligus menunjukkan ketidakpuasannya terhadap narasi yang berkembang yang cenderung menempatkan ZI semata-mata sebagai pelaku perlawanan terhadap petugas. Pihaknya menilai masih terdapat sejumlah fakta penting yang harus diungkap agar publik memperoleh gambaran yang utuh mengenai peristiwa yang sebenarnya terjadi.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl