![]() |
| Gambar Ilustrasi oleh Ai |
DINAMISNEWS | SINJAI – Bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang seharusnya digunakan untuk pembangunan jalan tani di salah satu wilayah di Kabupaten Sinjai kini menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, hingga saat ini pekerjaan tersebut dilaporkan tidak selesai meskipun anggaran bantuan telah disalurkan.
Sejumlah warga setempat mengaku kecewa dan mempertanyakan transparansi serta tanggung jawab pihak pelaksana pekerjaan. Jalan tani yang diharapkan dapat menunjang aktivitas pertanian masyarakat justru terbengkalai dan tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut. Ia menilai sejak awal pelaksana pekerjaan tidak menunjukkan keseriusan untuk menuntaskan proyek.
"Kami sangat kecewa. Dari awal kami lihat memang tidak ada kesungguhan untuk menyelesaikan pekerjaan ini. Sampai sekarang jalan tani itu tidak selesai, padahal masyarakat sangat membutuhkan," ungkapnya.
Warga tersebut juga menyebutkan bahwa proyek jalan tani itu disebut-sebut berasal dari bantuan dana CSR yang disalurkan melalui salah satu anggota DPR RI. Namun, masyarakat berharap pihak terkait dapat segera melakukan klarifikasi dan evaluasi agar tidak menimbulkan kerugian lebih besar bagi masyarakat.
"Kalau tidak salah, jalan tani ini katanya bantuan dana CSR lewat salah satu anggota DPR RI. Tapi kalau hasilnya seperti ini, tentu masyarakat merasa dirugikan dan berharap ada tanggung jawab yang jelas," tambahnya.
Lebih lanjut, warga juga menyoroti nama dengan inisial Muh. A yang disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan tersebut. Mereka berharap aparat berwenang dapat turun tangan untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan penggunaan dana dilakukan sesuai peruntukannya.
Masyarakat mendesak adanya transparansi, audit, serta penyelesaian pekerjaan secara tuntas agar bantuan yang seharusnya membawa manfaat tidak justru menjadi sumber masalah di tengah masyarakat.
"Kami hanya ingin pekerjaan ini diselesaikan dan dana yang ada dipertanggungjawabkan secara terbuka," tutup warga tersebut.
.jpeg)





